Workshop Bedah Jurnal menuju DOAJ dan Penggunaan MENDELEY

Sabtu, 24 Februari 2018 – Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan “Workshop Bedah Jurnal menuju DOAJ (Directory of Open Access Journals) dan Penggunaan MENDELEY” bertempat di Kampus FKIP UST Yogyakarta. Acara dibuka Oleh Ketua LP3M UST (Dra. Siti Rochmiyati, M.Pd.) dan dipandu oleh Ketua Pusat Publikasi dan HaKI UST (Sri Adi Widodo, M.Pd). Narasumber workshop dari RJI (Relawan Jurnal Indonesia) yaitu: Tri Andi (Ketua RJI Korda Yogyakarta) dan Syarief Fajaruddin (Tutor RJI Yogyakarta).
Acara tersebut diikuti oleh seluruh pengelola jurnal dari semua program studi di lingkungan UST (terdiri dari 30 Dosen dari berbagai program studi), dan diikuti pula oleh pengelola jurnal dari Balitbang Kemensos Yogyakarta (Jurnal Pendidikan Kesejahteraan Sosial) serta pengelola jurnal dari perguruan tinggi lain, yaitu: Universitas Muhammadiyah (Purworejo), STIE YKP Yogyakarta, Universitas Tidar (Magelang), Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta, STT Tursina (Solo).

MENDELEY adalah salah satu perangkat lunak “citation dan reference manager” dengan berbagai fitur yang memudahkan penulis maupun dosen pembimbing untuk melacak keaslian referensi yang digunakan oleh mahasiswanya. “Citation” merupakan elemen penting dalam sebuah penulisan karya ilmiah untuk menghindari agar penulis tidak terjebak dalam tindakan plagiasi yang tidak disengaja karena kurang hati-hati dalam membuat sebuah sitiran.
Oleh karenanya, keberadaan sebuah perangkat lunak yang berfungsi sebagai “citation & reference manager” adalah sebuah kebutuhan.

Dengan perangkat lunak dimaksud, setiap penulis dapat mengidentifikasi kualitas dan keaslian (baca melacak) setiap referensi yang digunakan. Di samping itu dengan “citation & reference manager”, penulis dapat mengolah dokumen referensi yang dimiliki, membuat pengelompokan berdasarkan topik/kategori tertentu, sekaligus me-retrieve metadata yang terdapat di dalam dokumen. Dengan jejaring semacam ini, peneliti di berbagai belahan dunia dapat berkolaborasi dan melakukan sharing data penelitian.